Dalam konteks pekerjaan laboratorium, keberadaan peralatan darurat sangatlah vital mengingat tingginya risiko terpapar zat kimia yang berbahaya. Dikarenakan besarnya jumlah pekerja yang terpapar bahan kimia, maka peraturan dari Occupational Safety and Health Administration (OSHA) 1910.151 (c) menetapkan bahwa:
âKetika mata atau tubuh seseorang berpeluang terpapar bahan korosif yang merugikan, fasilitas untuk membasahi atau membilas mata dan tubuh harus disediakan di dalam area kerja untuk penggunaan daruratâ.
Maka dari itu, keberadaan safety shower merupakan suatu hal yang vital di laboratorium. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang safety shower secara lebih lengkap, mari simak penjelasan di bawah ini.
Safety shower adalah alat keselamatan darurat yang umum ditemukan di area kerja yang memiliki risiko paparan bahan kimia, seperti laboratorium, pabrik, gudang, atau fasilitas produksi lainnya. Alat ini umumnya terhubung langsung ke sistem air dan siap digunakan kapan saja saat terjadi situasi darurat.
Dalam konteks pekerjaan laboratorium, keberadaan peralatan darurat seperti safety shower sangatlah krusial. Hal ini karena risiko terpapar bahan kimia berbahaya tidak hanya tinggi, tetapi juga bisa berdampak serius jika tidak segera ditangani. Itu sebabnya, Occupational Safety and Health Administration (OSHA) melalui standar 1910.151(c) menetapkan bahwa:
“Ketika mata atau tubuh seseorang berpeluang terpapar bahan korosif yang merugikan, fasilitas untuk membasahi atau membilas mata dan tubuh harus disediakan di dalam area kerja untuk penggunaan darurat.”
Artinya, jika terdapat potensi bahaya bahan kimia di tempat kerja, safety shower menjadi fasilitas wajib yang harus tersedia dan mudah diakses. Kemudian alat ini juga harus dipastikan dalam kondisi optimal melalui pemeriksaan rutin, dan para pekerja perlu mendapatkan pelatihan mengenai tata cara penggunaannya dalam situasi darurat.
Baca juga: Ketahui Cara Pasang Water Heater Listrik Tanpa Bobok Dinding
Occupational Safety and Health Administration (OSHA) menetapkan standar keselamatan melalui regulasi 29 CFR 1910.151(c), serta merujuk pada panduan teknis ANSI/ISEA Z358.1 sebagai acuan pelengkap untuk fasilitas darurat seperti safety shower dan eyewash station.
Berikut persyaratan pancuran darurat OSHA yang wajib dipenuhi oleh perusahaan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan:
Pancuran darurat harus dipasang di area kerja yang strategis dan mudah diakses dalam waktu maksimal 10 detik dari lokasi kerja, atau sekitar 15â17 meter. Area sekitarnya harus bebas hambatan seperti pintu terkunci, peralatan berat, atau barang yang menutupi akses. Hal ini memastikan bahwa pekerja yang terpapar zat berbahaya dapat segera melakukan pembilasan tanpa penundaan.
Pancuran darurat harus menyediakan aliran air dengan volume yang cukup, yaitu minimum 75,7 liter per menit (20 galon/menit), untuk membersihkan tubuh secara menyeluruh. Aliran ini harus terus mengalir selama minimal 15 menit, sesuai dengan standar ANSI Z358.1.
Hal ini penting karena beberapa jenis zat kimia bisa menimbulkan efek berbahaya yang tidak langsung terasa dan membutuhkan pembilasan berkepanjangan untuk mencegah iritasi atau luka serius.
Suhu air harus berada dalam rentang 16 derajat Celcius hingga 38 derajat Celcius (60 Fahrenheit â100 Fahrenheit). Suhu ini dikenal sebagai tepid water, yaitu suhu yang aman bagi tubuh dan tidak menyebabkan syok suhu saat digunakan.
Air yang terlalu dingin dapat menyebabkan hipotermia, sementara air yang terlalu panas bisa memperburuk luka akibat bahan kimia. Oleh karena itu penggunaan water heater berkualitas sangat disarankan agar fasilitas pancuran darurat dapat memberikan air hangat yang stabil selama 15 menit penuh.
Selain pancuran tubuh, OSHA juga mewajibkan adanya eyewash station yang bisa berdiri sendiri atau dalam bentuk kombinasi dengan pancuran darurat. Eyewash station harus mengalirkan air secara lembut namun merata ke kedua mata, dengan aliran minimum 1,5 liter per menit (0,4 galon/menit) selama 15 menit.
Alat ini harus mudah diaktifkan tanpa menggunakan tangan secara terus-menerus (hands-free) dan diletakkan di lokasi yang sama mudah dijangkaunya dengan pancuran darurat.
Perawatan safety shower dan eyewash sangat penting untuk menjamin efektivitas alat ini dalam situasi darurat, terutama di lingkungan kerja yang berisiko tinggi terhadap paparan bahan kimia berbahaya. Tanpa perawatan rutin, alat ini bisa gagal berfungsi ketika dibutuhkan, membahayakan keselamatan pekerja yang terpapar zat berbahaya.
Berikut beberapa langkah perawatan yang wajib diterapkan:
Lakukan pemeriksaan rutin setiap minggu untuk memastikan safety shower dan pencuci mata (eyewash) berfungsi dengan baik. Cek apakah aliran air lancar, tidak tersumbat, serta suhu air berada dalam rentang yang aman (antara 16â38°C). Pengujian ini sebaiknya dicatat secara berkala sebagai bagian dari audit keselamatan kerja.
Pembersihan secara teratur penting untuk mencegah penumpukan kerak, lumut, atau kontaminasi dari zat kimia sebelumnya. Gunakan larutan pembersih sesuai standar dan sterilkan bagian nozzle, tuas, hingga kepala pancuran agar tetap higienis saat digunakan untuk membilas tubuh atau mata.
Periksa kondisi semua komponen, termasuk tuas aktivasi, katup, sambungan pipa, dan kepala pancuran. Jika ditemukan kebocoran, karat, atau kerusakan fisik, maka segeralah lakukan penggantian. Komponen yang aus bisa menurunkan tekanan air atau menghentikan aliran, yang berisiko saat terjadi paparan bahan kimia berbahaya.
Berikan pelatihan berkala kepada semua karyawan tentang cara menggunakan safety shower dan eyewash dengan benar. Simulasikan skenario darurat agar pekerja tahu prosedur cepat saat terjadi kecelakaan kerja akibat zat berbahaya. Pengetahuan ini sangat krusial, terutama dalam 10 detik pertama setelah paparan.
Pastikan area di sekitar safety shower dan eyewash station bebas hambatan seperti peralatan kerja, karton, atau furnitur. Alat darurat ini harus mudah diakses kapan pun tanpa perlu membuka pintu atau melewati rintangan, terutama di lingkungan kerja dengan potensi risiko tinggi.
Simpan catatan semua aktivitas perawatan dan pelatihan sebagai bagian dari dokumentasi keselamatan kerja. Pastikan prosedur sesuai dengan standar OSHA dan ANSI/ISEA Z358.1 agar perusahaan tetap patuh regulasi serta meminimalkan risiko kecelakaan serius.

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, fungsi safety shower ini dapat membantu Anda terlindung dari paparan bahan kimia, terutama saat Anda bekerja. Organ-organ vital di dalam tubuh Anda pun dapat terlindungi dengan maksimal karena adanya alat ini. Tidak itu saja, masih ada fungsi lain dari safety shower yang akan diuraikan berikut ini.
Safety shower bekerja untuk membersihkan kulit dan mata dari bahan kimia. Air yang dikeluarkan dari shower head dapat menghilangkan bahan kimia dari tubuh, sehingga mencegah kerusakan pada kulit dan mata. Bagi Anda yang bekerja di tempat yang banyak menggunakan bahan kimia, penting untuk membersihkan kulit dan mata menggunakan safety shower ini.
Selain membersihkan kulit dan mata, safety shower juga digunakan untuk mencegah kerusakan pada sistem organ lainnya. Bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, hati, paru-paru, dan organ lainnya. Setelah selesai bekerja, Anda perlu membersihkan bahan kimia yang menempel di tubuh secepat mungkin untuk mencegah terjadinya kerusakan pada sistem organ.
Safety shower juga dapat digunakan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Beberapa bahan kimia dapat menyebabkan kebakaran jika terpapar api atau panas. Jika Anda membersihkan bahan kimia dari tubuh secepat mungkin, safety shower dapat mencegah terjadinya kebakaran yang mungkin bisa saja terjadi.
Alat ini sangat penting digunakan dalam situasi darurat, misalnya ketika seseorang terpapar bahan kimia. Petugas keselamatan di tempat Anda bekerja harus tahu cara menggunakan safety shower dengan tepat untuk mengatasi berbagai situasi darurat. Bahan kimia yang ada dalam tubuh memang sangat berbahaya, safety shower ini mungkin bisa menyelamatkan nyawa Anda terpapar bahan kimia yang berbahaya.
Baca juga: Berapa Estimasi Biaya Pasang Water Heater?
Safety shower adalah alat pelindung darurat yang paling banyak dijumpai. Namun, masih ada emergency shower lainnya yang dapat Anda gunakan. Setidaknya ada 3 tipe emergency shower yang penting juga untuk Anda ketahui sebagai berikut.
Alat ini digunakan sebagai pencuci mata dan wajah dari bahan kimia atau bahan lain yang menyebabkan iritasi. Eyewash memiliki dua shower head dan dapat diaktifkan dengan menarik tombol atau menekan pedal.
Air yang keluar dari shower head harus memiliki tekanan yang cukup untuk membasahi atau membilas mata dan wajah dari bahan kimia yang menempel, serta memiliki suhu yang nyaman untuk digunakan.
Alat ini harus mudah diakses dan digunakan, serta dapat dioperasikan dengan satu tangan saat dalam kondisi darurat. Alat ini juga harus dilengkapi dengan penerangan yang cukup sehingga dapat digunakan di dalam ruangan yang gelap.
Untuk tipe drench shower digunakan untuk membersihkan tubuh secara keseluruhan dari bahan kimia berbahaya. Drench shower memiliki shower head yang bisa Anda pasang di dinding. Cara menggunakannya yaitu dengan menarik tombol atau menekan pedal. Suhu air yang dikeluarkan dari drench shower harus nyaman saat digunakan.
Sebagai alat pelindung, alat ini harus mudah dijangkau. Anda juga perlu melakukan perawatan berkala pada alat ini supaya kondisinya selalu dalam keadaan optimal. Drench shower harus dalam jangkauan yang cukup dekat dengan area kerja, supaya lebih mudah digunakan terutama dalam keadaan darurat.
Bagi tempat kerja yang tidak memiliki fasilitas shower permanen, Anda dapat menggunakan portable emergency shower untuk meningkatkan keselamatan kerja. Alat ini dapat dipindahkan dengan mudah ke lokasi tertentu sesuai dengan kebutuhan.
Portable emergency shower dilengkapi dengan shower head yang dapat Anda pasang pada dinding saat hendak digunakan. Anda juga perlu menempatkannya di lokasi yang strategis agar mudah digunakan dalam berbagai kondisi darurat.Â
Tempat kerja seperti pabrik dan laboratorium sangat penting memiliki emergency shower dalam meningkatkan keselamatan para pekerjanya. Safety shower adalah alat yang paling sering digunakan di antara emergency shower lainnya.
Kehadiran safety shower tentu tidak akan berfungsi dengan semestinya tanpa air hangat yang berkualitas untuk memenuhi standar suhu OSHA dan kegunaannya sebagai pembilas mata hingga seluruh tubuh dari bahan kimia berbahaya. Air hangat bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga soal keselamatan, terutama dalam lingkungan kerja atau fasilitas laboratorium yang memiliki risiko tinggi.
Tidak perlu bingung di mana Anda bisa mendapatkan air hangat berkualitas ini, karena Rheem menghadirkan solusi water heater tepercaya untuk kebutuhan hunian maupun komersial.
Produk Rheem telah dirancang dengan teknologi mutakhir dan bahan unggulan, seperti anoda RheemHD yang tahan korosi serta lapisan kaca enamel RheemGlass. Materialnya yang berkualitas mampu menghadirkan pancuran air panas yang konsisten, efisien, dan tahan lama. Kapasitas tangki yang besar juga memastikan air hangat tersedia kapan pun dibutuhkan, bahkan dalam situasi darurat sekalipun.
Dan yang terbaik? DVS World adalah distributor resmi Rheem di Indonesia yang siap membantu Anda mendapatkan produk original dengan pelayanan profesional. Mulai dari konsultasi pemilihan tipe water heater, pengiriman, hingga instalasiâsemua bisa Anda percayakan pada tim DVS World yang berpengalaman dan responsif.
Jadi, jika Anda sedang merancang atau melengkapi fasilitas safety shower di rumah, pabrik, laboratorium, atau fasilitas komersial lainnya, pastikan Anda memilih water heater Rheem dan dapatkannya hanya di DVS World.
Hubungi DVS World hari ini dan wujudkan sistem safety shower yang ideal untuk kebutuhan Anda!
Subscribe
At Rheem, we strive to innovate
best-in-class products to lead the industry
in
environmental improvements.
Sustainability