Meski terdengar sederhana, banyak pemilik rumah maupun pelaku usaha sering melakukan kesalahan dalam perawatan water heater yang justru berujung pada kerusakan lebih cepat atau bahkan membahayakan keselamatan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang kesalahan-kesalahan umum dalam water heater maintenance yang wajib dihindari, serta memberikan checklist praktis agar Anda bisa merawat water heater dengan cara yang tepat.
Yuk, simak penjelasan lengkapnya sampai tuntas!
Sebelum kita masuk ke langkah-langkah perawatan yang benar, penting untuk memahami apa saja kesalahan paling umum yang sering terjadi. Tanpa disadari, kesalahan kecil bisa berdampak besar pada performa dan usia water heater Anda.
Berikut adalah lima kesalahan dalam water heater maintenance yang harus dihindari:
Salah satu kesalahan paling sering adalah mengabaikan proses pengurasan tangki water heater.
Endapan mineral seperti kalsium dan magnesium dari air akan mengendap di dasar tangki seiring waktu.
Jika dibiarkan, endapan ini dapat menurunkan efisiensi pemanasan, mempercepat korosi, hingga menyebabkan kebocoran.
Idealnya, lakukan pengurasan setidaknya 6 bulan sekali, atau lebih sering jika Anda tinggal di daerah dengan air keras.
Katup tekanan atau Temperature & Pressure Relief Valve (T&P Valve) berfungsi sebagai pengaman saat tekanan air di dalam tangki meningkat.
Sayangnya, banyak pengguna yang lupa memeriksa fungsionalitas katup ini. Padahal, jika katup rusak atau macet, risiko ledakan water heater akan meningkat.
Lakukan pemeriksaan katup tekanan minimal setahun sekali dengan cara membuka katup untuk memastikan air mengalir keluar dan menutup kembali dengan rapat.
Baca Juga:Â Panduan Perawatan Solar Water Heater Agar Tahan Lama
Kesalahan fatal lainnya adalah pemasangan water heater tanpa grounding.
Grounding berfungsi untuk mengalirkan arus listrik berlebih ke tanah, sehingga mencegah risiko sengatan listrik atau korsleting. Hal ini sangat penting, terutama untuk water heater listrik.
Pastikan pemasangan water heater Anda dilakukan oleh teknisi profesional yang memahami pentingnya grounding sesuai standar keselamatan.
Bunyi berisik dari tangki, air yang berbau aneh, atau suhu air yang tidak stabil seringkali diabaikan. Padahal, tanda-tanda ini merupakan sinyal awal adanya masalah pada water heater Anda.
Melakukan water heater maintenance secara rutin membantu mendeteksi masalah lebih awal dan mencegah kerusakan yang lebih parah.
Banyak orang lupa turn off the power atau shut off the water supply sebelum melakukan heater maintenance.
Padahal, langkah ini sangat penting untuk mencegah korsleting pada electric water heaters maupun risiko luka akibat semburan hot water.
Sebelum membuka the drain valve atau bagian lain, selalu pastikan listrik dan aliran air sudah dimatikan terlebih dahulu.
Anode rod adalah komponen penting yang berfungsi melindungi water heater tank dari korosi. Banyak pengguna tidak pernah memeriksa atau mengganti anode rod hingga benar-benar habis.
Jika dibiarkan, karat akan langsung menyerang bottom of the tank, sehingga memperpendek umur water heater.
Sebaiknya periksa kondisi anode rod minimal setiap 2â3 tahun sekali, dan ganti anode rod bila sudah terkikis parah.
Kesalahan lain dalam water heater maintenance yaitu hanya menguras tangki tanpa membilasnya. Endapan mineral sering masih menempel di bottom of the tank, sehingga tidak benar-benar bersih.
Idealnya, setelah membuka drain valve dan mengeluarkan air, sambungkan garden hose ke the drain valve lalu bilas hingga air keluar jernih from the water heater.
Merasa water heater masih berfungsi normal bukan alasan untuk melewatkan pemeriksaan profesional. Teknisi berpengalaman mampu mengidentifikasi potensi masalah yang tidak terlihat oleh pengguna biasa.
Lakukan servis profesional minimal satu tahun sekali untuk memastikan kondisi water heater tetap optimal dan aman.
Setelah mengetahui berbagai kesalahan yang harus dihindari, kini saatnya Anda mempraktikkan langkah-langkah water heater maintenance dengan benar. Berikut checklist praktis yang bisa Anda ikuti:
Baca Juga:Â Waktunya Ganti Water Heater Lama? Inilah Panduannya
Dengan mengikuti checklist ini, Anda dapat memastikan water heater tetap berfungsi optimal, aman, dan awet.
Merawat water heater dengan rutin sangat penting agar tetap awet dan bekerja optimal. Namun, meskipun sudah melakukan heater maintenance, ada kalanya menunjukkan tanda-tanda bahwa servis profesional diperlukan. Berikut beberapa tanda yang perlu Anda perhatikan:
Jika hot water tidak lagi konsisten panasnya, atau justru hanya hangat meskipun setelan sudah maksimal, ini bisa menjadi sinyal bahwa ada masalah di tank. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh sediment buildup in the tank atau kerusakan elemen pemanas pada electric water heaters.
Suara gemuruh atau letupan water heater sering terjadi karena adanya endapan pada the bottom of the tank. Endapan ini harus dibersihkan dengan cara open the drain valve dan melakukan flushing.
Jika bunyi masih muncul setelah perawatan sederhana, itu tanda water heater butuh pemeriksaan lebih lanjut.
Gangguan pada pressure relief valve bisa menyebabkan tekanan air tidak stabil. Jika the valve macet, risiko kerusakan hingga ledakan pada water heater bisa meningkat. Inilah sebabnya bagian ini selalu masuk dalam water heater maintenance checklist.
Jika Anda melihat air berwarna cokelat keluar dari keran hot water, kemungkinan besar anode rod sudah habis terkikis. Anode rod berfungsi melindungi water heater tank dari karat. Bila tidak segera diganti, korosi akan menyebar ke seluruh bagian tangki.
Air panas yang keluar berbau aneh seringkali menandakan adanya bakteri atau korosi. Untuk mencegah hal ini, Anda perlu flush the tank secara rutin. Menggunakan garden hose to the drain valve bisa membantu membersihkan endapan secara maksimal.
Tetesan air water heater di sekitar lantai atau dinding menandakan adanya kebocoran. Hal ini bisa berasal dari keretakan kecil pada tangki, sambungan pipa, atau drain valve yang tidak menutup rapat. Jika tidak segera diperbaiki, kebocoran kecil bisa berkembang menjadi kerusakan besar.
Umumnya, water heaters memiliki usia pakai 8â12 tahun. Jika water heater sudah lebih dari itu dan sering mengalami masalah, servis berkala mungkin tidak cukup. Anda perlu mempertimbangkan untuk mengganti dengan hot water heater atau bahkan tankless water heater yang lebih efisien.
Water heater maintenance adalah investasi kecil yang memberikan manfaat besar bagi kenyamanan dan keamanan rumah tangga maupun bisnis Anda.
Mengabaikan perawatan dapat menyebabkan berbagai masalah, mulai dari penurunan performa hingga risiko kecelakaan serius.
Lima kesalahan yang paling sering terjadi seperti tidak menguras tangki, mengabaikan katup tekanan, instalasi tanpa grounding, lalai memeriksa tanda kerusakan, hingga melewatkan servis profesional wajib dihindari.
Dengan mengikuti langkah-langkah perawatan yang tepat dan rutin, Anda dapat memperpanjang usia water heater sekaligus menghemat biaya perbaikan pada masa depan.
Merawat water heater memang butuh perhatian khusus, tetapi hasilnya sepadan untuk kenyamanan jangka panjang. Maka dari itu, percayakan kebutuhan water heater untuk rumah maupun komersial Anda hanya pada produk berkualitas dari Rheem.
Rheem, dengan pengalaman hampir 100 tahun, telah menjadi pelopor dalam memberikan kenyamanan, penghematan, dan pengalaman terbaik kepada setiap pelanggannya.
Produk-produk Rheem dirancang dengan inovasi teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi energi dan mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Anda tidak perlu khawatir dengan kualitas, karena Rheem telah terbukti menyediakan water heater yang tahan lama dan hemat energi.
Untuk kemudahan akses dan pilihan produk lengkap, Anda dapat mengunjungi DVS World, distributor resmi yang menghadirkan berbagai varian water heater Rheem dengan layanan yang profesional dan tepercaya.
Tidak perlu ragu lagi. Segera hubungi kami hari ini untuk menemukan produk terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda, dan rasakan sendiri keunggulan yang telah diakui oleh ribuan pelanggan.
Subscribe
At Rheem, we strive to innovate
best-in-class products to lead the industry
in
environmental improvements.
Sustainability